Sebagai umat Islam, kita mengenal kata "amin" yang diucapkan setelah berdoa, ketika shalat atau tepatnya setelah membaca surat Al-Fatihah, atau pun harapan yang diucapkan oleh orang lain.

Kata ini lazim kita dengar dan baca setelah didoakan atau mendoakan sebagai wujud merespon atas doa tersebut.Lalu, apa makna dari kata amin? bagaimana penulisannya yang tepat?

yuk kita cari tahu Gen-Q!


Macam penulisan amin dan makna yang mengikutinya

Sebelum membahas bagaimana makna dari kata amin, yuk kita telusuri dulu arti dari segi bahasa.

Kata amin memang sering kali kita dengar atau baca. Namun, dari segi lafadz, ada beberapa perbedaan, tergantung arah bicara dan makna dasarnya seperti apa. Berikut masmin ulas lafadz amin dilihat dari penulisan dan arti bahasa arab.


a. Lafadz أَمِيْنٌ
Dalam Al-Qur’an banyak penyebutan kata ini, maknanya mengikuti maksud ayat, seperti : dapat dipercaya, jujur dan orang yang ikhlas. Seperti dalam Q.S An-Naml

وَاِنِّيْ عَلَيْهِ لَقَوِيٌّ اَمِيْنٌ


dan sungguh, aku kuat melakukannya dan dapat dipercaya.

 

b. Lafadz   أٰمِنْ
Artinya berilah jaminan keamanan

c. Lafadz آمِيْن
Artinya kabulkanlah

Jelas sekali perbedaan arti maupun penulisan kata amin dalam bahasa arab. Meskipun begitu, jika ditranslete kan kedalam latin indonesia sepertinya terlihat sama saja. Kita lazim menuliskannya dengan Amin, Aamiin atau Amiin.

Pada dasarnya sama saja mau nulisnya kaya gimana Gen-Q, yang penting maksud dan tujuan kita tersampaikan dengan baik, bahwa yang dimaksud adalah memohon kepada Allah untuk mengabulkan permintaan (doa).


Kedudukan amin dalam surat Al-Fatihah

Dalam kitab tafsir ayatil ahkam karya Imam Ali Ashobuniy disampaikan bahwa Kata Amin adalah kata doa dan bukan kata Al-Qur’an, hal itu dapat dilihat dari tidak adanya penulisan kata amin di Mushaf. Sedangkan makna dari kalimat itu adalah : kabulkan doa kami ya Rob!

Imam Allusiy berkata :
 

“disunnahkan setelah menyelesaikan bacaan untuk mengucapkan amin karena ada riwayat dari Abi Maisaroh yang menceritakan bagaimana Malaikat Jibril mengajarkan kata amin ini kepada Rasulullah.


Berikut haditsnya :

أَنَّ جبريلَ أقرَأ النّبيّ فاتحة الكتاب, فلمّا قال
 وَلَا الضَّالِّينَ, قال له : قل : امين فقال امين

“Sesungguhnya Malaikat Jibril membacakan surah Al Fatihah kepada Nabi : ketika ia selesai membaca  وَلَا الضَّالِّينَ
ia berkata kepada Nabi : katakan amin nabipun mengatakan amin“

Share:
0
Total Santri
0
Guru Pengajar
0
Cabang
0
Program Belajar
Like us!
Follow us!
Watch us!